Embung Desa Genggelang

admin2 30 Juni 2018 10:58:18 WIB

Melimpahnya sumber air yang berada di darat maupun di laut, seringkali membuat manusia tidak begitu memusingkan keberlanjutan dari kesediaan air di alam. Padahal lambat laun, baik kwantitas air dan kwalitas air dimanapun semakin menunjukkan  keadaan genting dari waktu ke waktu.  Bila perlekuan terhadap air tidak diubah, Ke depan air akan menjadi mata konflik yang keras tidak saja antara manusia, tapi juga mungkin antara mahluk hidup yang membutuhkan air untuk kelangsungan hidup  mereka.

Oleh karena itu, pembuatan embung atau tendon air perlu dilakukan untuk mengatasi masalah kekurangan air yang terjadi sebagaimana yang ditegaskan oleh Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, Dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2017 Tentang Penetapan Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2018.Embung atau tandon air merupakan waduk berukuran mikro di lahan pertanian (small farm reservoir) yang dibangun untuk menampung kelebihan air hujan di musim hujan. Air yang ditampung tersebut selanjutnya digunakan sebagai sumber irigasi suplementer untuk budidaya komoditas pertanian bernilai ekonomi tinggi (high added value crops) di musim kemarau atau di saat curah hujan makin jarang. Embung merupakan salah satu teknik pemanenan air (water harvesting) yang sangat sesuai di segala jenis agroekosistem.

 

Komentar atas Embung Desa Genggelang

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
 

Layanan Mandiri


Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukkan NIK dan PIN!

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah Pengunjung

Lokasi Genggelang

tampilkan dalam peta lebih besar